Featured Posts

Agen bola dan casino - Visi di dalam mencari sumber... Liga sepakbola pada Myanmar start menyibakkan perbaikan di sejumlah tahun belakangan. Tidak heran apabila tim nasional U-19 mereka belakangan meningkat atau nantinya tim superior hadir menawan di Piala...

Read more

judi bola tangkas - Lubang Hitam Arsenal juga Manchester... Utk memahami Arsene Wenger, kita perlu melihatnya dgn sudut pandang seorang sopir taksi. Tips menyetirnya tak yg terhebat serta sering salah dalam mengambil ketetapan. Wawasan urusan jarak jalan pun tak...

Read more

Toto jitu hongkong - Jalan Panjang bagi David Moyes Jalan paling panjang yang dapat ditempuh seseorang mampu tampil bukanlah jalan pulang pergi ke rumah yang dirindukan atau jalan pergi ke mimpi yang diidam-idamkan. Bisa jadi jalan dalam memulihkan nama...

Read more

Betting online - Brendan Rodgers: Football Genius atau... Masih ingat plakat yg kerap dibawa fan lawan momen Manchester United bertanding musim lalu? Dgn foto David Moyes besar-besar, ditulislah frase "Football Genius" di sebelahnya. Sayangnya, ini sedikit pun...

Read more

situs judi - Cerita serta Trivia Piala AFF: Macan yang... Piala AFF sebetulnya lahir dalam masa yg tak begitu menggembirakan. Tidak lambat selepas kelahirannya, stagnasi ekonomi menjalar ke mana-mana, ke semua negara, termasuk Asia Tenggara. Belum lagi getaran...

Read more

  • Prev
  • Next

Agen bola dan casino – Visi di dalam mencari sumber rezeki.

Category : Artikel

Liga sepakbola pada Myanmar start menyibakkan perbaikan di sejumlah tahun belakangan. Tidak heran apabila tim nasional U-19 mereka belakangan meningkat atau nantinya tim superior hadir menawan di Piala AFF 2014. Pertarungan sepakbola di ‘Negeri Tanah Emas’ itu benar-benar selagi menyusun.test1

Tahun 1996 berdokumentasikan menjadi awal dimulainya liga sepakbola dalam Myanmar. Namanya Myanmar Premier League (MPL). Liga ini berjalan selama 13 tahun sampai dengan dan kemudian usai di dalam tahun 2009.

Menuakan penetapan kebijakan Myanmar detik tersebut, oleh sebab itu klub-klub kontestan liga pun juga bukan tim gegabah. Semenjak tahun 1962 sampai 2011, Myanmar terdapat untuk pasungan penguasa yg otoriter. Yang paling kritis ialah junta militer mulai 1997 hingga 2011. Mempertimbangkan situasi ini, sebagian gede berkandang di Yangon –ibukota Myanmar sebelum transmigrasi ke Nay Pyi Taw, & yakni milik kementerian pemerintah dan hanya sejumlah skuad swasta.

Dalam kurun waktu ini, kesebelasan nasional Myanmar kendati seakan runyam berprestasi. Mereka tak sempat mengambil piala, terutama di gelanggang regional Asia Tenggara. Rengkuhan terbaik Myanmar hanyalah memerankan semifinalis Piala AFF di tahun 2004.

Myanmar National League Tampil Era Baru

Selepas MPL, terdapat liga trendi di Myanmar. Liga masuk ke era kompeten dengan identitas Myanmar National League (MNL). Ketika itu, tahun 2009, jadi musim pertamanya.

Di dalam hamparan pertamanya, MNL diikuti untuk delapan tim terkini. Pasukan tersebut ialah klub swasta yang hidup sinkron dgn bergulirnya musim perdana kasta tertinggi sepakbola negeri yg dikenal dgn batu gioknya tersebut.

Sejauh enam musim MNL berjalan, dua club maka penguasa: Yangon United & juga Yadanarbon FC. Keduanya sama-sama tiga kesempatan sukses memerankan juara MNL.

Ketika gelaran Piala Asia U-19 pada Myanmar di bulan Oktober silam, detikSport punya kesempatan utk menyimak salah kandang Yangon United. Kebetulan, club nasional Indonesia U-19 berlatih di kandang Yangon United, Yangon United Sports Complex.

Tidak bayangkan zona Yangon United itu merupakan stadion megah. Jika Anda pernah hadir di stadion Surajaya, Lamongan, kandang Persela Lamongan yg berkapasitas 15. 000 orang ini jauh kian gede. Kekuatan Yangon United Sports Complex hanya 3. 500 orang.

Tempat lokasi Yangon United bertentangan, disewakan bagi biasa periode sedang gak dipakai. Beberapa orang ekspatriat bersama kelompok Myanmar hadir mencari keringat dengan bermain sepakbola. “Kami betul-betul lazim mengontrak dan bermain di sini, ” ucap salah seorang ekspatriat dr perusahaan telekomunikasi yang sedang menyusun jaringan di Yangon.

Gak cuma tersebut, toko merchandise kendati juga ada. Ukurannya tidak besar benar2, cuma kurang lebih 6×6 meter. Akan tetapi, barang yg dijajakan betul-betul rada lengkap. Dr jersey, celana skuad, kaos kaki, mug, hingga gantungan kunci.

Sponsor kendati pula tidak ketinggalan. Satu buah perusaahan apparel atas Thailand, Grand Sport, & juga Asia Green Development Bank (AGD), setia memerankan pengasuh dari tim ini berdiri tahun 2009 itu.

Satu pujian juga dikasih oleh tiap-tiap warga Yangon kala tersedia seseorang yg menggunakan jersey resmi pemain. “Jersey sah Yangon United. Bagus-bagus, ” ucap salah seorang yang mengamati detikSport mengenakan jesey Yangon United di salah satu jalan di sekitar Sule Menara.

Lazim kalau klub-klub pada Myanmar mesti kreatif bagi mencari dana buat sanggup hidup. Omongan dgn seorang sopir taksi, Aung San, mampu menjawab problem ini.

“Di Myanmar, kami tak dapat berutang, tak ada yang namanya pinjaman. Seluruh mesti dibayar dgn uang tunai. Kartu kredit pula gak diizinkan sama pemerintah, ” ujar pria yang sempat berkelana di Malaysia itu.

judi bola tangkas – Lubang Hitam Arsenal juga Manchester United

Category : Artikel

Utk memahami Arsene Wenger, kita perlu melihatnya dgn sudut pandang seorang sopir taksi. Tips menyetirnya tak yg terhebat serta sering salah dalam mengambil ketetapan. Wawasan urusan jarak jalan pun tak mutakhir sehingga sering kali ia kudu bertanya terlebih dahulu “Mau lewat mana? ” terhadap penumpang yang malangnya juga tunduk dibawa ke mana-mana.test1

Kadang kala kebiasaan mengemudinya pun kadang kala membahayakan penumpang soalnya lupa kapan kudu menginjak rem. Yg ia tahu hanya merangsang pedal gas. Untuk menjauhi hal-hal yg enggak diinginkan, sopir taksi yg pandai harus tahu bagaimana cara memilih2x penumpang. Ia sering lalai mengerjakan itu serta berdampak di penumpang yang kabur turun pada jalan sebelum membayar argo perjalanan.

Namun demikian Wenger yaitu pekerja keras oleh, sekalipun dgn seluruh musibat yang gak pernah luput menyertainya, tiap-tiap hari ia terus-menerus berjaya mengasi bayaran. Tugas yang dikasih kepadanya tidak pernah kalah ia emban. Kubu tata usaha taksi tak terlalu ambil pusing urusan unjuk rasa & kritikan yg disampaikan soalnya cara mengemudi Wenger yang tidak lagi relevan pada masa waktu ini. Selama masa total setoran tercapai, mereka gak mempermasalahkan gimana kemampuan sopir mereka di jalan.

Taksi tempat Wenger bekerja tak sempat menyalakan target menjagoi pujian perusahaan taksi terhebat. Mereka hanya ingat dalam cashflow and balance yang hendak terus ada pada kriteria stabil selama masa apa-apa yg diminta terus-menerus sanggup diberikan.

Akan begitu susah bagi menyatakan jika apa pun yg diminta sama Arsenal di setiap musimnya kian atas setara merasuk pada Liga Champions. Soalnya seumpama tak, Wenger udah didepak daripada jauh-jauh hari. Apa boleh buat, standar yg ditetapkan sama Arsenal hanya segitu & Wenger nggak pernah gagal masuk ke Eropa.

Lupakan The Professor, soalnya Arsene Wenger yaitu The Chauffeur.

Tadinya saya ingin menyelipkan Wenger yaitu The Taxi Driver, tapi saya resah Robert De Niro hendak tersinggung. Tidak diantaranya Wenger, Travis Bickle tak puas dengan mediokritas.

Serupa film blockbuster tahun ini, Interstellar hampir tak mempunyai kepribadian antagonis kecuali Dr. Mann yang diperankan oleh Matt Damon. Momen Cooper dan Amelia selagi berdebat hebat ke planet mana mereka hendak menuntun Endurance bagi muncul berikutnya, Cooper beralasan jika Planet Mann adalah lokasi yang kudu mereka tuju sebab menurunkan isyarat keterangan yg kian menjanjikan dibanding dengan Planet Edmunds, tempat alternatif Amelia

Mereka berdua pun menuntun Endurance ke Satelit Mann hanya bagi mewujudkan kalau selama masa ini Dr. Mann mengirimkan keterangan palsu juga kesempatan kosong tentang masa depan umat manusia, semata biar dirinya siap terselamatkan.

Belum mampu dianggap jika pemberitahuan yang diterima Manchester United sejauh itu ialah petunjuk palsu, akan tetapi mereka telah hampir separuh musim berada di Planet Louis serta mineral pembentuk hasil yang tadinya mereka pikir bakal diberikan sambil Van Gaal belum saja tampil.

Serupa seperti Cooper dan Amelia yang berhajat jika mereka bakal menemukan planet baru yang sebentuk dengan bumi dalam ditinggali, United pula tadinya mengira kalau tersebut udah memperoleh seseorang yang bakal melepaskan sesuatu yg sepadan pada era Sir Alex Ferguson. Apa boleh buat, ekspektasi yaitu awal atas kekecewaan. Nggak segelintir fans United yg mengira bahwa, The Red Devils bakal seketika kembali menjadi kontestan juara Premier League. Akan tetapi yg tercipta, secara statistik terlebih lagi momen ini Louis van Gaal tak lebih baik dari David Moyes musim sebelumnya.

Toto jitu hongkong – Jalan Panjang bagi David Moyes

Category : Artikel

Jalan paling panjang yang dapat ditempuh seseorang mampu tampil bukanlah jalan pulang pergi ke rumah yang dirindukan atau jalan pergi ke mimpi yang diidam-idamkan. Bisa jadi jalan dalam memulihkan nama dr jejuluk jelek semakin panjang dan melelahkan.test1

Mulanya, David Moyes ialah pemandu yg cukup bagus. Tidak sempurna, tapi agak menawan. Moyes mampu jadi belum sempat memenangi trofi satu kendati, namun 11 tahun menangani Everton merupakan ulasan yg lumayan. Ada kesan jika Moyes sanggup membela kesetimbangan sebuah klub, kendati pun itu hanya berkutat di kediaman tengah selama lebih dari 1 dekade.

Kestabilan itu jugalah yg sebagai alasan Manchester United menunjuknya terlaksana manajer baru pada 2013. Terbiasa ditangani satu manajer sepanjang lebih dari 2 dekade membuat United meluluskan Moyes perjanjian enam tahun. Mereka berharap Moyes dapat mendirikan suatu tim baru lewat satu buah proses. Namun demikian, begitu sejajar dampak kurang memuaskan didapat oleh United, gak ada lagi yg namanya prosedur.

Hasil di lokasi mampu menjadi segelintir ditolerir misal saja tontonan United menjanjikan. Namun,, telah mendapatkan impak kurang menuntungkan, permainan United pada tangan Moyes pula terbilang sama. Alih-alih terlaksana tim yang main menyerang, United malah jadi kru yang main rigid bin teliti.

Dari enam tahun kontrak yg diterimanya, Moyes hanya bisa melewati 10 bulan di antaranya. Kepastian United gagal menanjak ke Liga Champions musim 2014/2015 membuatnya dipecat.

Juni 2014, di bawah langit cerah Miami, Moyes tampak dengan setelan santai. Dia lumayan melihat rivalitas silaturahmi Inggris vs Ekuador ketika itu serta muncul tampak baik-baik saja buatnya.

Ketika dia didepak dr United 2 bulan sebelumnya, Moyes refleks memutuskan dalam menghindar menjauh. Dia mengangkat si istri, Pamela, pergi berlibur jauh ke selatan hingga di Florida guna menikmati suasana pantai. Sesekali, dia pula tampak main golf dgn kolega-koleganya. Moyes seakan-akan menjalani kehidupan tenang, jauh dari ingar-bingar tindasan sepanjang 10 bulan sebelumnya.

Bahwa Everton sepeninggal dirinya sekiranya sebagai bertambah baik & pendukung United rela-rela aja dia pergi, menghasilkan Moyes menjadi sedikit terbengkalai. Kalaupun diingat, dia hendak kian diidentikkan di dalam kekalahan United ketimbang pada masa 11 tahunnya dalam Everton. Sebab nilai setitik dalam club besar, rusaklah susu sebelanga. Moyes jadi stigma negatif dan jejuluk “manajer buruk” yang mau tidak mau kudu dia hapus.

Masa di mana Moyes tidak bekerja itu gak ubahnya segmen seorang samurai yang baru dipecat tuannya. Di dalam keadaan tak bertuan menyerupai itu, si samurai tak bertuan (ronin) kehilangan tujuan –dalam hal ini melayani tuannya– &, di dalam kelanjutannya, makna daripada hidupnya.

Diceritakan gimana ke-47 orang2 samurai kemudaratan tumpuan tempo sang tuan dibunuh. Tujuan mereka kemudian, di dalam akhirnya, yakni membalas dendam si tuan. Tatkala dendam tersebut terbayarkan, serta artinya tujuan mereka tercapai, ke-47 ronin tadi sudahnya sama-sama melaksanakan seppuku.

Untuk cerpen Rashomon yg ditulis sama Ryunosuke Akutagawa, diceritakan bagaimana seorang Genin (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sederajat Samurai Kelas Bawah) gelagapan tak kepalang. Tak apa-apa, dia baru saja dipecat oleh tuannya sejumlah hari sebelumnya.

Alih-alih tegang, Genin tadinya menyeleksi berteduh di bawah gerbang sebuah kuil seraya terpukau memandang menyelidiki. Sembari mengopek-ngopek jerawat di pipi kanannya, sang Genin duduk sabar dan memikirkan gimana nasibnya esok hari. Opsi di benaknya terus-menerus terdapat 1: diam dan kemudian mati kelaparan.

Betting online – Brendan Rodgers: Football Genius atau Hanya Beruntung?

Category : Artikel

Masih ingat plakat yg kerap dibawa fan lawan momen Manchester United bertanding musim lalu? Dgn foto David Moyes besar-besar, ditulislah frase “Football Genius” di sebelahnya. Sayangnya, ini sedikit pun tidak apresiasi buat eks manajer Everton tersebut.test1

“Football genius” nama lain jenius sepakbola yg dilekatkan di dalam Moyes lebih yakni sindiran akibat hasil-hasil jelek yang didapat United sepeninggal Gaib Alex Ferguson. Bobroknya cengkaman Red Devils di bawah jagaan Moyes dalam musim 2013/14 refleks saja ditimpakan di dalam pria Skotlandia tersebut.

Musim ini, terselip 1 orang yg berpotensi dilabeli label itu. Siapa dia? Manajer Liverpool, Brendan Rodgers. Alasannya, The Reds ketika ini sedang menderita pada liga & juga Liga Champion. Atas seluruhnya 13 duel pada dua ajang tersebut, Steven Gerrard telah menanggung tujuh kekalahan serta dua periode sama mata.

Kinerja tersebut berputar 180 derajat dari pencapaian musim dahulu di mana Liverpool hampir menjuarai Premier League pra usai di status runner-up. Padahal Rodgers menuntaskan upah sebesar 130 juta pound lebih dalam perniagaan transfer. Duit sejumlah ini berubah rupa di dalam bentuk sembilan tokoh trendi Liverpool, dengan satu di antaranya dipinjamkan kembali ke team pangkal.

Menuntaskan duit besar & terseok-seok pada papan klasemen, Rodgers langsung jadi bakal olok-olok. Sebabnya musim silam mulutnya sempat nyinyir berbicara Tottenham Hotspur yang membelanjakan lebih dr 100 juta pound tetapi susah payah meraih tiket ke Europa League.

“Dengan upah belanja lebih dari 100 juta pound, sebuah klub seharusnya bertempur di jalur pertentangan juara, ” begitu pertuturan Rodgers tentang Spurs selagi tersebut. Kata-kata yang waktu ini melenting kepadanya.

Minggu ke-2 saja Liverpool sudah menjadikan kekalahan. Tetapi tandingan yg dihadapi ketika itu, Manchester City, merupakan juara bertahan sekaligus diperkuat pemain-pemain mahal, maka itu kegagalan pada Etihad Stadium bisa dimaklumi. Akan tetapi demikian Aston Villa, West Ham United dan terakhir Newcastle United dapat menggulung The Reds, bertambah nyata tampak kalau Rodgers menemukan masalah.

Blunder Transfer

Orang2 dengan enteng menghubungkan melorotnya penampilan Liverpool musim tersebut dgn penjualan Luis Suarez. Bukan kebetulan pula jika menterengnya performa Liverpool musim silam didominasi oleh aktivitas El Pistolero. Torehan 31 gol plus sederet assist & parsel hukuman yang disebabkan sama akselerasinya membantu Liverpool menciptakan 101 gol musim lalu.

Kepergian Suarez di Barcelona menandakan Liverpool kemusnahan sosok yg berandil terhadap setidaknya sepertiga gol musim lalu. Akan tetapi menghubungkan melorotnya ketajaman Liverpool musim ini semata-mata di perginya Suarez tentu saja terlalu memudahkan perkara. Persoalannya bertambah daripada itu

Ya, penjualan Suarez yakni kehilangan gede bagi Liverpool. Namun, Suarez memproduksi kas klub terisi dana segar sebesar 70 juta pound yang siap dikenakan Rodgers buat memperkuat regu. Disisipkan penggawa lama & sekitar pemain muda yg dijual murah, Rodgers mempunyai pertolongan dana sangat banyak guna belanja tokoh pada bursa transfer.

Di sinilah letak blunder pertama Rodgers pada musim 2014/15. Saat membeli pada musim panas lalu, Rodgers makin menegaskan di stok pemain demi kekuatan tim ketimbang menutup kepergian Suarez. Sungguh mengherankan ketika perbisnisan transfer telah hampir selesai, tak ada 1 striker top pun yg didatangkan ke Anfield. Hingga akhirnya Mario Balotelli singgah

situs judi – Cerita serta Trivia Piala AFF: Macan yang Mengaum atas Tenggara

Category : Artikel

Piala AFF sebetulnya lahir dalam masa yg tak begitu menggembirakan. Tidak lambat selepas kelahirannya, stagnasi ekonomi menjalar ke mana-mana, ke semua negara, termasuk Asia Tenggara. Belum lagi getaran politik yg melanda sejumlah negara, turut mengganggu kesinambungan pertarungan sempurna dalam Asia Tenggara ini.test1

Faktanya, usikan ini gak berpengaruh besar. Piala AFF-lah yang lalu memerankan tonggak berkembang bersama meratanya kualitas sepakbola di Asia Tenggara.

Kala pertama kali tampil, Thailand & Singapura tampak dominan. Mereka berputar menarik stan jabatan puncak. Di mula penyelenggaraannya, memiliki jurang kualitas yg sungguh amat lebar antar negeri. Konsistensi sepakbola detik itu masih berada di tangan Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Sementara itu, negeri sebagaimana Filipina serta Brunei Darussalam tengah kerap sebagai bulan-bulanan rival.

Perlahan negeri-negeri dalam Asia Tenggara start mengerjakan penyesuaian. Terjumpa peningkatan kualitas dgn bervariasi cara, start dari naturalisasi tokoh hingga penerapan kompetisi berjenjang yang dikelola mengacu pada betul-betul. Sekarang, lawan sudah menduga Filipina dan Myanmar serupa bakal juara.

Piala AFF digelar 2 tahun sekali. Ini yg memproduksi pembinaan dalam negara2 Asia Tenggara seolah tak sempat berhenti. Tahun ini berlatih, tahun depan bertanding biar mimpi siap segera diraih.

Sepakbola laksana magnet yang mengantongi upaya terhadap sisi pada luar sepakbola. Sebab itu, jadi juara di gelanggang terkenal se-Asia Tenggara secara otomatis hendak menjadikan citra negara.

Dgn status sejajar laga tertinggi, Aliansi Sepakbola Asia Tenggara, AFF, kendati membuat undang-undang baru. Khusus di dalam bagian sports sepakbola di SEA Games, setiap negara cuma mampu merapatkan tokoh dengan usia di pangkal 23 tahun. Ketentuan ini sejalan beserta apa yg diterapkan pada Olimpiade oleh Asian Games.

Hukum itu meraup impak istimewa buat negeri yang benar-benar mengerjakan pembinaan usia dini. Para pemain muda diuji dalam SEA Games. Keikutsertaan Sea Games sebagai penting sejajar ujian perdana sekaligus medan menumbuhkan kepandaian bertanding pemain muda pada level internasional. Tujuan akhirnya tentu saja bermuara di Piala AFF. Prestasi tinggi di peringkat ini memproduksi mimpi tak lagi sekadar ilusi, namun demikian merealisasikannya sampai benar-benar berlangsung.

Urusan penguasaan penampilan & format persaingan, Piala AFF mampu terbagi ke dalam 2 era. Uniknya, era itu tersedia sangkut pautnya dengan sponsor yang meraup wewenang penerapan identitas resmi kompetisi.

Piala AFF lahir di dalam 1996 dgn nama “Piala Tiger” ataupun “Tiger Cup”. Hal ini tak lain soalnya sponsor persaingan itu merupakan penghasil bir bermerek “Tiger” asal Singapura. Ketika tersebut, kiblat sepakbola dalam Asia Tenggara tetap bergelut dalam Thailand juga Singapura. Thailand dikenal mempunyai potensi pemain berbakat, sementara Singapura demikian betul-betul menggalang iklim sepakbola.

Negri lainnya diantaranya Indonesia, begitu berkhayal utk mendekatkan gelar internasionalnya. Pada level senior, tim nasional Indonesia terakhir periode juara di dalam SEA Games 1991 yang dihelat dalam Jakarta. Karena SEA Games gak lagi memerankan duel tertinggi, dipastikan segenap kegiatan sepakbola terfokus dalam Piala AFF & Piala Asia.

Terdapat 1 buah optimisme saat ini begitu PSSI mencair pertandingan Perserikatan & Galatama di dalam 1994. Peleburan ini menyatukan tim – kru yang berdasar pada tradisional kuat mengacu pada performa serta histori, dengan kru terlatih yang tak dibiayai APBD. Iklim ahli pun start berasa di Liga Indonesia kala ini.

Selain itu, PSSI memiliki agenda jangka panjang dgn menyebarkan bibit muda pada luar negeri untuk menimba ilmu. Betul2, tak seluruh sukses, tapi beberapa di antara mereka sebagai rahasia tim nasional Indonesia pada Piala AFF tahun 2000 serta 2002.

Bandar agen bola – Prancis Tundukan Swedia 1-0

Category : Artikel

Prancis mengontrol Swedia untuk perjuangan friendly pada Stade Velodrome. Akan tetapi gara-gara performa oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis harus menunggu hingga menit ke-84 buat memastikan kemenangan 1-0 lewat gol daripada Raphael Varane.test1

Menyuguhkan Swedia, Rabu (19/11/2014) dinihari WIB, Prancis memproduksi kesempatan tatkala pertarungan mengambil menit ke-11 melalui operan atas Paul Pogba yang diraih terjangan Layvin Kurzawa, walaupun bola belum jelas di sasaran. Enam menit selesai tersebut tembakan Pogba pula tetap melangit dr gawang Swedia.

Prancis menerima kesempatan emas dalam unggul dalam menit ke-36 begitu Andre-Pierre Gignac mengelakkan operan ke haluan Antoine Griezmann pada kotak sanksi Albania. Walau demikian perundingan akhir kurang sip atas Griezmann memproduksi kiper Andrea Isaksson tetap dapat mengamankan bola.

Dua menit sesudah tersebut Swedia balik siap bernafas lega setelah serbuan Prancis balik tidak berdampak gol. Bersumber dari sasaran silang Dimitri Payet yg gagal diantisipasi Isaksson, bek Emil Krafth dan lalu coba menolak bola sekalipun si kulit bundar malah membidik ke gawagnya sendiri. Beruntung untuk Krafth juga Swedia, arahnya masih belum benar-benar tepat dan sedang merebak.

Swedia lantas memproduksi Prancis tersentak empat menit sebelum diturunkan minum. Lewat aksinya Isaac Kiese Thelin mampu menepuk bola di arah gawang Prancis, membuat kiper Steve Mandanda kudu mengelola penyelamatan di kolong mistar gawang tuan rumah.

4 menit di pembukaan ronde ke 2 Isaksson balik mengamankan gawang Swedia. Kali ini dr usaha Gignac yg menyampaikan operan daripada Dimitri Payet. Isaksson terus-terusan diuji, di antaranya dalam menit ke-60 dengan menolak bola tembakan Griezmann kemudian menghalau bola tembakan tokoh substitusi Prancis Moussa Sissoko pada menit ke-79.

Walakin gawang Isaksson hasilnya jebol pula momen perjuangan menyisakan enam menit pada saat normal. Dari satu buah sepak pojok, kiriman bola Griezmann berjaya disambut Raphael Varane pada tiang dekat guna menewaskan Isaksson yang periode ini harus memungut bola atas di gawangnya

Semenit sehabis tersebut Prancis memperoleh kesempatan emas dalam menambah keberhasilan selesai wasit merujuk titik putih efek handball atas Oscar Wendt. Karim Benzema dan lalu maju guna sebagai algojo… walaupun masih gagal menyudahi tugasnya selepas mengoper bola mengangkasa dr target. Tak terdapat lagi gol yang tercipta dalam sisa waktu.

Dampak itu memproduksi Prancis udah menanjak gak terkalahkan dalam enam laga berderet-deret setelah Piala Dunia, di mana empat di antaranya dapat dimenangi–melawan tim-tim unggul laksana Spanyol serta Portugal.

Dalam duel periode itu Les Bleus dicatat ESPN tampil dominan untuk Swedia. Selain memimpin penguasaan bola 64%-36%, Prancis pula mencatatkan enam tembakan tepat incaran atas 28 percobaan, berbeda dengan Swedia membuat lima tembakan aja pada mana cuma dua di antaranya yang memfokus ke sasaran.

Susunan Pemain

Prancis: Pogba, Guilavogui ; Valbuena (Lacazette 68′), Payet (Sissoko 61′), Mandanda; Sagna, Mangala, Varane, Kurzawa (Digne 78′); Griezmann; Gignac (Benzema 68′).

Swedia: Isaksson; Larsson, Kallstrom (Forsberg 46′), Kacaniklic (Forsberg 86′); Krafth, Jansson, Granqvist (Durmaz 46′), Bengtsson (Olsson 46′); Bahoui, Thelin, Zengin (Hrgota 67′).

Casino di indonesia – Instinct Hunt: Selebrasi 2 Dekade Predator

Category : Artikel

Udah 20 tahun semenjak pertama kali Adidas mengeluarkan seri Predator; salah satu sepatu yang menjadi tonggak penting dalam teknologi sepatu sepakbola, kendati satu yg terpopuler pada jagat lapangan hijau. Adidas menyelesaikan petunjuk dua dekade predator dgn mengeluarkan anak terkini: Pemangsa Instinct Hunt.test1

Predator, gak mampu dipungkiri, merupakan salahsatu titik berarti di dalam perkembangan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya memang terbilang agak biasa, akan tetapi secara teknologi sepatu tersebut dapat dibilang sepatu tercanggih saat mula-mula kali diluncurkan.

Prosesi Predator dimulai oleh seorang mantan tokoh Liverpool, Craig Johnston. Selesai purna karya, Johnston yg menyampaikan ‘Si Merah’ mengait lima gelar Liga Inggris kembali pada tanah kelahiran orang2 tuanya, yaitu Australia. Di sana, dia menghabiskan saat dalam melatih anak-anak.

Kabarnya untuk satu putaran latihan, Johnston sudah minta anak asuhnya dalam menendang bola dgn semakin baik, makin terarah, & bertenaga. Namun demikian anak-anak itu kerumitan, lalu kemudian bertutur di Johnston jika sepatunya amat licin. Sebabnya tak lain soalnya sepatu yg dikenakan anak-anak ini dibentuk atas kulit plus kriteria momen tersebut sedang hujan.

Kala itulah Johnston miliki ide guna memungut suatu bat pingpong, mengambil struktur karetnya, juga menempelkannya pada sepatunya. Sepatu eksperimennya itu lalu langsung dibawa menongol dan dicoba untuk menyepak bola. Hasilnya? Voila! Karet di dalam sepatu menciptakan semakin ringan menyampaikan kesan tertentu kala menendang bola, serta tentu saja sepatunya waktu ini dapat semakin ‘menggigit’ bola.

Atas sepatu prototipenya itulah Johsnton lalu mengembangkan ide makin jauh, menggabungkan karet dengan kulit kanguru yang ringan & fleksibel. Belakangan Johnston pula memberi ide lain tentang teknologi sol Traxion yang sampai waktu ini dimanfaatkan Adidas.

Meskipun demikian, sepatu prototipe Johnston mulanya tidak diterima sama sejumlah perusahaan laksana Nike dan Reebok, terlebih Adidas seorang diri. Akan tetapi, setelah mampu mencetak Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, dan Paul Breitner menggunakan sepatunya pada kriteria salju, Johnston berjaya meyakinkan Adidas bagi membeli hak design prototipe tersebut serta meraih 2% daripada segenap penjualan. Disebut-sebut perlu waktu sampai lima tahun bagi meyakinkan kalau idenya akan berjaya.

Sejak saat itu, sepatu prototipe Johnston merembet jadi Predator serta menjadi bagian atas silsilah sepakbola. Predator kendati terus berevolusi dgn bermacam2 pengembangan yang diusahakan sama Adidas. Terekam setidaknya ada 14 seri predator yang lahir berikutnya.

Membuntuti berjaya kemunculan si ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir pada 1995. Adidas menata balik kerangka karet di sepatu juga bertambah besar menghasilkan kulit kanguru demi kepuasan. Tahun berikutnya lahirlah Predator Touch. Dan lalu berulang-ulang Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), & yg terakhir merupakan seri Predator Instinct (2014)

Online live casino – Belanda Singkirkan Latvia Enam Gol Tanpa Balas

Category : Artikel

Belanda memetik 3 angka dalam partai keempatnya dalam kualfikasi Piala Eropa 2016. Menyuguhkan Latvia, Belanda berpesta setengah lusin gol dengan kemenangan total 6-0.test1

Di Amsterdam Arena, Senin (17/11/2014) subuh WIB, Robin van Persie mengawali perjamuan gol Belanda kepada Latvia pada menit ke-6. Arjen Robben menaikkan keunggulan tuan rumah di menit ke-35, sebelum Klaas-Jan Huntelaar menghasilkan Oranje menganeksasi paruh waktu dgn keuntungan 3-0.

Dalam episode ke-2, tepatnya menit ke-78, Jeffrey Bruma menaikkan keunggulan Belanda. Robben, yg hadir impresif seturut pertentangan, dulu mencipta gol keduanya dalam menit ke-82, sebelum Huntelaar menyelesaikan perjamuan gol Belanda 2 menit menyambut berakhirnya waktu normal.

Hasil ini menghentikan untaian 2 kekalahan berangkaian Belanda yang sebelum itu kalah 0-2 atas Islandia di kubu kualifikasi dan lalu kemudian 2-3 atas Meksiko di dalam partai friendly.

Dampak tersebut menghasilkan Belanda waktu ini mengoleksi enam nilai atas 4 kompetisi, bagi duduk di posisi 3 klasemen Grup A pada pangkal Republik Ceko dan Islandia yang sama-sama miliki 9 poin & baru 3 kali bermain–keduanya pula bakal berhadapan subuh ini.

Sementara Latvia terpaku dalam posisi 4 dgn raihan dua angka impak dr 2 kesempatan sama mata juga 2 kali kalah.

Robin van Persie serta-merta menciptakan Belanda unggul ketika pertandingan baru melintas enam menit. Satu sodoran umpan silang dari Arjen Robben dengan jitu disambut tandukan Van Persie ke haluan tiang jauh.

Enam menit setelah itu Robben balik merongrong barisan tambak Latvia. Ia mampu merebut celah & menembak, meskipun bola belum tertuju ke bidang incaran.

Usaha Latvia menyambut belum memicu perolehan. Operan atas Aleksandrs Fertovs benar-benar bisa diteruskan Valerijs Sabala dengan sundulan, meskipun arah si kulit bundar tengah menyimpang dari gawang Belanda.

Gol ke-2 di dalam perkelahian dan kemudian lahir di menit ke-35, kembali untuk belanda, juga dari koalisi yang sama diantaranya gol sebelumnya kendati dgn kedudukan yg tidak sama. Robben menguasai bola di kanan juga kemudian bekerja setara satu-dua dgn Van Persie sebelum melepaskan tembakan jitu yang tidak kuasa dihalau kiper Aleksandrs Kolinko.

Sebelum tempo diturunkan minum Belanda balik menambah keunggulannya atas Latvia. Atas sisi kiri Ibrahim Afellay mengirim bola ke depan gawang, untuk disambut Klaas-Jan Huntelaar pada sontekan jitu meskipun ada di dasar binaan tokoh lawan.

Keberhasilan Belanda baru kembali bertambah tatkala kompetisi memasuki menit ke-78. Van Persie kembali berkontribusi kali ini dengan menyampaikan sepak pojok Wesley Sneijder dalam lalu kemudian disambar Jeffrey Bruma guna menyembulkan gol keempat Belanda.

Delapan menit menyambut bubaran, Georginio Wijnaldum yang baru sejumlah menit masuk mengoper Van Persie memberikan bola ke haluan Robben yang setelah itu sekali lagi membentangkan kesibukan individunya sebelum memaksa kiper Kolinko menjadikan bola daripada di dalam gawangnya bagi periode kelima di perkelahian.

Prediksi sepak bola – Italia vs Kroasia Habis Imbang

Category : Artikel

Italia pernah unggul terlebih dahulu buat Kroasia lewat Antonio Candreva. Namun demikian keunggulan tidak bertahan lama dimana Ivan Perisic merekam gol penyama posisi. Ke 2 kesebelasan pun berbagi 1 poin dengan skor 1-1.test1

Perjuangan Kualifikasi Piala Eropa 2016 yg beredar di San Siro, Senin (17/11/2014) subuh WIB tersebut berproses terbuka. Kroasia mulai pembukaan menggunakan pressing ketat mengenai tuan rumah, sementara Italia menguji melaksanakan gempuran tangkas lewat ke 2 sayap.

Italia dapat memimpin semakin dahulu lewat sepak Candreva pada menit ke-11. Namun demikian keunggulan Gli Azzurri gak bertahan lama sesudah Perisic menyepadankan posisi di menit ke-15.

Di sesi ke-2, Kroasia tambah bernafsu dan semakin dominan di penguasaan bola. Sementara Italia sanggup menggebuk lewat hantaman balik cepat. Hanya saja kedua kru gak sukses mencipta gol tambahan sampai perjuangan tamat.

Rivalitas itu sempat dihentikan kurang lebih 10 menit ketika meruntun menit ke-72. Mulanya kembang api menghujani lapangan, tidak lama lewat kebisingan terjadi di tribun daerah pendukung Kroasia. Sesudah keadaan balik kondusif, wasit putuskan teruskan pertentangan.

Dgn kinerja draw itu, Kroasia & Italia sedang menempati posisi satu-dua Grup H secara berurutan dengan sama-sama mengoleksi nilai 10 daripada 4 pertarungan. Di belakang keduanya adalah Norwegia dengan 9 angka, yg di pertengkaran lain menang tipis 1-0 kepada Azerbaijan.

Sementara itu Bulgaria tampil seri 1-1 kontra Malta. Secara beruntun Bulgaria (3 poin), Malta (0), Azerbaijan (0) menyelesaikan posisi 4-6

Ivan Rakitic mengelakkan sepakan keras dari luar kotak sanksi di menit ke-6. Namun Gianluigi Buffon beserta tangkas menghalangi. Tiga menit bersela, giliran Luka Modric melaksanakan percobaan, juga telantar pada tangan Buffon.

Lebih dahulu terjepit, Italia lebih-lebih meraih keunggulan dalam menit ke-11. Bermula atas sepak terjang Simone Zaza di dalam tempat hukuman. Usai tembakannya diblok bek, bola pantulan yang balik dalam penguasaan Zaza setelah itu disodorkan kepada Antonio Candreva di depan kotak sanksi.

Candreva lantas membidikkan tembakan keras ke pojok kiri gawang serta tidak mampu dihentikan Danijel Subasic.

Tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Empat menit dan kemudian, Kroasia menyandingkan kedudukan. Ivan Perisic mengerjakan tusukan pada sisi kiri & berlari ke tengah.

Aksinya diakhiri tembakan mendatar yang sebetulnya mengarah tepat ke Buffon. Akan tetapi estimasi si kiper kurang baik oleh karena itu bola melewatinya juga masuk ke gawang.

Italia menjejalkan satu kesempatan bagus dalam menit ke-34. Melalui gempuran cepat, Roberto Soriano menjunjung umpan silang atas kanan membidik ke Mattia De Sciglio yg gak terkawal dalam deket tiang jauh. De Sciglio menguji merencah bola dgn sepakan voli, akan tetapi menyimpang.

Welbeck Dua Gol, Inggris Cungkirbalikan Slovenia 3-1

Category : Artikel

Inggris sudah ketinggalan kian dulu di dalam pertandingan mengelak Slovenia. Akan tetapi, The Three Lions mampu menyulingkan keadaan serta unggul dgn skor 3-1. Danny Welbeck menghibahkan dua gol bagi tim tuan rumah.test1

Pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2016 di Wembley, Minggu (16/11/2014) dinihari WIB, Inggris mengendalikan pertunjukkan & besar menyusun peluang semenjak awal. Namun demikian, hingga turun minum, skor kacamata tengah bertahan.

Dalam babak ke-2, gol bunuh diri Jordan Henderson mengangkat Slovenia menang semakin dulu. Tapi, Inggris memberikan sahutan yang luar biasa bagus. Setelah menyandingkan kedudukan melalui tendangan hukuman Wayne Rooney, mereka memastikan kemenangan melalui dua gol Welbeck.

Kemenangan berikut membuat Inggris di posisi ternama klasemen sementara Grup E dgn poin 12 dari empat kubu. Slovenia langsung di bawahnya dengan poin enam.

Jalannya Pertandingan

Peluang perdana di pertarungan ini menjadi kepunyaan Slovenia. Jasmin Kurtic mengoper umpan lambung yg disundul Andraz Kirm. Namun, sundulan Kirm dengan gampang ditangkap Joe Hart.

Inggris baru sanggup memberikan bahaya dalam menit ke-17 dengan daya Raheem Sterling. Sterling yg jadi umpan atas Rooney mengelakkan terjangan kaki kanan, namun demikian arahnya sedang melebar.

Berselang empat menit, kesempatan Rooney yang memiliki peluang. Rooney menerima bola atas Welbeck dengan depakan voli, yg sedang membubung di atas mistar.

Welbeck membuang kesempatan yg dia dapat dalam menit ke-30. Walaupun dia gak terkawal, sundulannya meneruskan sasaran silang Sterling sedang menyimpang.

Upaya Welbeck dalam menit ke-37 juga belum mengundang gol untuk Inggris. Sepakannya dr luar kotak hukuman melayang.

Sampai berakhirnya putaran perdana, kedua tim sama-sama gak mampu mencipta gol. Skor 0-0 masih bertahan.

Rooney menebar bahaya ke gawang Slovenia pada awal ronde ke-2, tepatnya menit ke-48. Dia merespons bola kinerja sepak pojok Adam Lallana, tetapi arahnya masih melebar.

Meski makin besar menyusun kesempatan, Inggris tertinggal semakin dulu. Gol Slovenia merupakan perolehan gol bunuh diri Henderson pada menit ke-57. Bermakna mengiris sasaran silang Kirm, Henderson sekiranya membelokkan si kulit bundar ke gawang sendiri.

Akan tetapi, keberhasilan Slovenia ini tak bersitegang lama. Pada menit ke-59, Inggris menyepadankan tingkat dengan perantara tendangan penalti Rooney. Hadiah denda itu dikasih oleh wasit selepas Bostjan Cesar membobol Rooney di wilayah terlarang.

Inggris dapat menelungkupkan keadaan begitu laga berusia 66 menit. Berakar atas tembakan Lallana dari sudut sempit yang dimentahkan Samir Handanovic, bola rebound mengarah ke Welbeck, yg saksama menyambarnya guna menjebol gawang Slovenia.

Welbeck balik menjejalkan namanya pada papan skor enam menit lalu kemudian. Penggempur Arsenal itu tampil umpan satu-dua dgn Sterling sebelum menewaskan Handanovic lewat tembakan kaki kanannya. Inggris pun memimpin 3-1.

Keberhasilan ini mampu dipertahankan Inggris sampai peluit panjang berbunyi. Mereka kendati menarik tiga poin dalam perkelahian itu.

Susunan Pemain

Inggris: Hart; Clyne, Wilshere, Henderson, Sterling (Oxlade-Chamberlain 84′); Jagielka (Smalling 89′), Cahill, Gibbs; Lallana (Milner 79′), Rooney, Welbeck

Slovenia: Kurtic (Rotman 75′), Mertelj, Birsa (Lazarevic 62′), Kirm (Ljubijankic 77′); Handanovic; Brecko, Cesar, Ilic, Struna; Kampl; Novakovic